Belawan , Mitra 86 Sergap .
Diduga menimbun anak sungai palo tanpa izin, ratusan masyarakat di Belawan melakukan aksi di depan bangunan PT Sumatra Tobacco Trading Company (STTC) di Jalan Pelabuhan Raya, Kelurahan Belawan ll, Kecamatan Medan Belawan. Kamis (27/3/2025).
Dengan membawa spanduk dan pengeras suara, masyarakat meminta kepada pihak PT STTC agar anak sungai yang telah ditimbun untuk dikembalikan seperti semula.
"Penduduk Belawan juga manusia STTC jangan semena-mena, selamatkan Belawan dari banjir rob," tulis warga di spanduk
Masyarakat menduga PT STTC tidak memiliki izin pembangunan dan izin amdal untuk melakukan penimbunan tersebut.
Dampak penimbunan sangat terasa bagi warga Belawan, membuat banjir rob semakin parah memasuki rumah penduduk hingga sepinggang orang dewasa.
"Kembalikan anak sungai seperti semula dan hutan mangrove yang kalian timbun itu, gara-gara kalian belawan semakin parah banjirnya," ungkap Adi salah satu warga belawan yang ikut dalam aksi
Masyarakat coba memasuki area penimbunan dengan mendorong serta mengetuk-ngetuk pintu, namun gerbang di gembok menggunakan rantai.
"Woi buka pintunya, kalau tidak kami dobrak ini," teriak masyarakat
Mendengar ada laporan warga Wakil Ketua DPRD Medan Hadi Suhendra turun ke lokasi demo dan meminta agar pihak PT STTC kembalikan anak sungai palo yang telah ditimbun.
"Hari ini masyarakat melakukan aksi, diduga STTC melakukan penimbunan yang mengklaim inilah lahan miliknya, tetapi di dalam lahan itu ada hutan mangrove dan anak sungai atau yang biasa kita sebut di Belawan Ini palu. Jadi saya berharap hari ini biarlah kami percaya kepada penegak hukum polisi memproses, melihat kebenaran yang ada," tegas Hendra sebutan akbranya
Lanjutnya, ia melihat ada tenda instansi milik negara, yang diduga telah membengkingin PT STTC.
"Saya berharap tidak dilanjutkan penimbunannya dan tanam kembali pohon mangrove yang telah dirusak oleh mereka," tandasnya
Tak lama kemudian salah seorang pria menemui para pendemo untuk melakukan diskusi agar bisa menyelesaikan permasalah ini. ( Ban ) .
0 Komentar